Connect with us

Berita Kota

Lantik Pengurus PBSI Kota Pekalongan 2023-2027, Basri Yusuf : Cetak Regenerasi Penerus Atlet Legend

Published

on

Acara pelantikan Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Pekalongan periode 2023-2027 (Foto : @pekalongankota.go.id)

Kota Pekalongan, goindonesia.co – Pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Pekalongan periode 2023-2027 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat. Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Ketua Pengprov PBSI Provinsi Jawa Tengah, Akhmad Khafidz Basri Yusuf, turut disaksikan oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, berlangsung di GOR Unggul Jaya, Kelurahan Buaran Kradenan, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Selasa siang (6/8/2024). Terpilih sebagai Ketua PBSI Kota Pekalongan yakni Lugman Wahyuning Hidayat.

Usai melantik, Basri Yusuf mengharapkan, para pengurus bisa membina dan melahirkan generasi penerus dari atlet legend-legend bulutangkis khususnya asal Kota Pekalongan yang telah mengharumkan nama Indonesia dan Kota Pekalongan ke kancah nasional maupun internasional. 

“Harapannya dari pembinaan yang intens dari pengurus PBSI yang baru dilantik ini bisa semakin banyak lahir regenerasi atlet penerus legenda-legenda bulutangkis Indonesia khususnya asal Kota Pekalongan seperti Yuni Kartika, Hariyanto Arbi, Lioe Tiong Ping, Antonius Budi Ariantho, Marleve Mario Mainaky, dan sebagainya. Sebagai generasi penerus atlet ini nanti bisa mengikuti jejak-jejak beliau-beliau, para atlet hebat Indonesia,”ungkap Basri.

Menurutnya, Kota Pekalongan menjadi salah satu daerah yang menyumbang para atlet bulu tangkis berprestasi di Indonesia. Dengan dibangunnya fasilitas olahraga GOR Unggul Jaya yang representatif, sebagai pemantik atlet bulutangkis di Kota Pekalongan harus lebih berprestasi, baik di tingkat Nasional maupun Internasional. Sehingga, mampu mengharumkan nama Indonesia.

“Fasilitas GOR Unggul Jaya ini sudah luar biasa lengkap, terlebih ada 5 line lapangan yang berkarpet. Tentu ini sudah memenuhi standar Internasional. Harapannya kolaborasi program baik sistem pembinaan dari Pemkot Pekalongan dengan Pengprov PBSI Jawa Tengah bisa semakin bersinergi untuk memajukan prestasi para atlet bulutangkis Kota Pekalongan,”tegasnya.

Sementara itu, Walikota Pekalongan yang akrab disapa Mas Aaf menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus baru PBSI Kota Pekalongan periode 2023-2027 yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru ini dapat membawa prestasi yang lebih gemilang bagi dunia bulutangkis di Kota Pekalongan.

“Kenapa periode 2023 baru dilantiknya sekarang? karena mencari momentum yang tepat dan sebelumnya tengah disibukkan dengan agenda Pilpres, Pileg puasa dan lebaran. Tetapi, Ahamdulillah hari ini bisa terlaksana dan dilantik langsung oleh Ketua Pengprov PBSI Jawa Tengah. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,”ucap Mas Aaf.

Mas Aaf menilai, pelantikan ini merupakan tugas awal bagi para pengurus PBSI yang baru untuk lebih memajukan prestasi bulutangkis di Kota Pekalongan. Pihaknya juga bersyukur, fasilitasi Gor Unggul Jaya untuk para atlet berlatih sudah terbangun, bahkan antusias pecinta olahraga bulu tangkis juga semakin bertambah dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga orang tua.

“Di Gor ini ada 5 line lapangan yang nyaman untuk berlatih. Dengan adanya fasilitas ini harapannya bi bisa lebih mempermudah para pengurus untuk mencetak bibit-bibit atlet muda bulutangkis yang berprestasi asal Kota Pekalongan,”tuturnya.

Ditambahkan Ketua PBSI Kota Pekalongan, Lugman Wahyuning Hidayat, bahwa PBSI Kota Pekalongan senantiasa mengikuti dan seiring seirama dengan program yang sudah diterapkan Pengprov PBSI Jawa Tengah.

” Sebelum mengadakan kegiatan, kami selalu berkoordinasi dengan para pengurus PBSI di Jawa Tengah. Kami akan berjuang maksimal agar olahraga bulutangkis di Kota Pekalongan ini menjadi olahraga prioritas dan prestasi yang bisa membanggakan Kota Batik ini di tingkat karesidenan, provinsi, nasional maupun internasional,”pungkasnya. (Dian/Allem).

*Tim Komunikasi Publik, Pemerintah Kota Pekalongan

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Kabupaten

Pameran Dagang Pelaku UMKM Papua Selatan Akan Berlangsung Tanggal 7-8 November Ini

Published

on

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan Papua Selatan, Laurensius Waimu (Foto : @suara.merauke.go.id)

Merauke, goindonesia.co – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan Provinsi Papua Selatan akan melaksanakan pameran dagang bagi pelaku UMKM di empat kabupaten yakni Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat. 

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan Papua Selatan, Laurensius Waimu menyebut, pameran tersebut akan berlangsung tanggal 7 hingga 9 November 2024 di Taman Mandala Merauke. Tujuannya untuk mensupport dan memberi semangat bagi pelaku UMKM khususnya dalam seni kriya dan kerajinan tangan sekaligus kesiapan peserta untuk ikut dalam pameran Dekranasda tahun 2025.

“Ini kegiatan awal, nanti kita akan melihat hasilnya untuk kita kembangkan lagi,” pungkas Laurensius di Merauke, Selasa, (29/10/2024). 

Pelaku UMKM empat kabupaten diajak memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan produknya untuk dipamerkan selama dua hari di Merauke. 

Pameran dilakukan agar pelaku UMKM semakin terpacu untuk menghasilkan produk unggul, berkualitas dan memperoleh nilai jual sehingga diminati pembeli hingga ke tingkat nasional. Dengan begitu, akan meningkatkan kehidupan pelaku bisnis, terutama kelompok usaha kecil dan menengah (UKM) Papua Selatan. (***)

*Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Merauke 

Continue Reading

Kabupaten

Jalan Rusak Desa Jagaraga, Segera Diperbaiki. Target Tuntas Bulan Desember

Published

on

Rencana perbaikan ruas jalan Desa Jagaraga dan  sekitarnya (Foto : @bulelengkab.go.id)

Buleleng, goindonesia.co – Kabar gembira khususnya bagi warga Desa Jagaraga dan  sekitarnya, karena jalan rusak yang selama ini dikeluhkan warga dan sedikit menghambat aktivitas sehari-hari, akhirnya segera akan diperbaiki. Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) merencanakan perbaikan ruas jalan tersebut akan dimulai minggu ini.

Sebelumnya, Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, yang beberapa waktu lalu melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Desa Pakisan mengintruksikan kepada dinas terkait untuk segera mengambil tindakan perbaikan terkait kondisi ruas jalan tersebut. “Jalan ini sangat vital bagi masyarakat, jadi perbaikan harus segera dilakukan,” tegas Lihadnyana.

Menanggapi hal tersebut, saat ditemui ditempat terpisah, Senin, (28/10), Kepala Dinas PUTR, I Putu Adiptha Eka Putra, menyampaikan bahwa perbaikan akan dilakukan secara bertahap. “Kami akan prioritaskan bagian jalan yang paling parah seperti di depan Monumen Jagaraga, setelah itu, baru kita lanjutkan ke bagian lainnya,” ujar Adiptha.

Lebih lanjut, Adiptha menambahkan, Pemkab Buleleng telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan ruas jalan sepanjang 2 kilometer ini sebesar Rp 5,6 miliar yang diperkirakan selesai pada minggu ketiga bulan Desember mendatang. “Kami akan bekerja sama dengan penyedia untuk memastikan kualitas pekerjaan dan penyelesaian pekerjaan tepat waktu,” tambahnya.

Untuk diketahui, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Buleleng telah menyelesaikan proyek perbaikan ruas jalan sepanjang 35 kilometer yang tersebar di masing-masing kecamatan dan diharapkan proyek ini dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pedesaan.(***)

*Pemerintah Kabupaten Buleleng

Continue Reading

Berita Kota

Bangun Kemandirian dan Akses Kerja Inklusif, Disnaker Gelar Pelatihan Barber Bagi Penyandang Disabilitas

Published

on

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung mengadakan pelatihan keterampilan barber (Foto : @www.bandung.go.id)

Bandung, goindonesia.co – Sebagai upaya menciptakan lapangan kerja yang inklusif dan mendorong kemandirian ekonomi bagi penyandang disabilitas, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung mengadakan pelatihan keterampilan barber.

Program ini diikuti 20 peserta, berlangsung dari 29 Oktober hingga 11 November 2024 di Kantor Disnaker Bandung dan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Putri.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Andri Darusman mengungkapkan, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan peluang yang lebih besar bagi penyandang disabilitas agar mampu bekerja secara mandiri atau menciptakan lapangan kerja sendiri.

“Pelatihan barber ini diharapkan dapat membekali mereka dengan keterampilan yang bisa langsung diterapkan untuk berwirausaha,” kata Andri saat pembukaan kegiatan pelatihan di Kantor Disnaker Kota Bandung, Selasa 29 Oktober 2024.

Selain keterampilan, Andri berharap program ini membangun rasa percaya diri dan meningkatkan partisipasi penyandang disabilitas dalam masyarakat.

Saat ini, terdapat 214 pekerja disabilitas di 66 perusahaan di Bandung. Disnaker Kota Bandung berupaya memperluas kesempatan kerja melalui program pelatihan mandiri dan rencana job fair khusus bagi penyandang disabilitas yang akan segera digelar.

Andri menyebut, Disnaker Bandung secara keseluruhan telah melatih lebih dari 9.000 orang tahun ini melalui 13 jenis pelatihan.

Selain itu, ada pula program padat karya yang melibatkan 50 orang di setiap lokasi untuk membersihkan lingkungan sebagai bagian dari inisiatif pengendalian inflasi dan ketahanan ekonomi, dengan total anggaran mencapai Rp15 miliar.

Ia berharap, berbagai program pelatihan ini dapat turut menurunkan tingkat pengangguran terbuka yang saat ini berada pada angka 8,83 persen atau sekitar 116 ribu jiwa di Kota Bandung.

Sementara itu, Ketua Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (RBM) Kota Bandung, Mintarsih Koswara mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan ini memberikan dukungan berkelanjutan bagi penyandang disabilitas.

“Program ini adalah langkah besar dalam pemberdayaan penyandang disabilitas agar lebih berdaya dan mandiri. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta dapat memperkuat peran mereka dalam keluarga maupun lingkungan sosialnya,” ujarnya.

Mintarsih juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mendukung anak-anak mereka mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam proses adaptasi dan kemandirian penyandang disabilitas di tengah masyarakat.

“Para orang tua memiliki peran luar biasa, mereka mendampingi anak-anak mereka dengan penuh kasih sayang dan pengorbanan. Kehadiran mereka di sini menunjukkan dukungan moral yang sangat berarti bagi anak-anak mereka agar semakin berdaya dan mandiri,” katanya. (***)


*Diskominfo Kota Bandung

Continue Reading

Trending